Cara Mendidik Anak untuk Mandiri Sesuai Usia Mereka

Cara mendidik anak tentunya tak bisa sama antara satu orang tua dengan orang tua lainnya, apalagi untuk anak yang usianya berbeda. Untuk mendidik Si Kecil agar mandiri, seusai dengan usia mereka, yuk simak tips berikut ini, Bunda.

cara mendidik anak
Pola asuh orang tua saat mendidik anak berpengaruh pada tingkat kemandiriannya

Cara Mendidik Anak Agar Mandiri

Anak yang mandiri biasanya akan tumbuh besar menjadi anak yang memiliki rasa percaya diri dan juga memiliki rasa tanggung jawab tinggi karena tak ingin merepotkan orang lain. Mereka pun cenderung tidak egois. Namun agar Si Kecil kemudian tumbuh dewasa menjadi pribadi yang mandiri, maka ia harus dididik sedini mungkin.

Sifat mandiri yang nantinya dimiliki Si Kecil tentu tak bisa datang dengan sendiri jika tak dilatih. Apa yang Bunda lakukan sejak anak masih berusia dini memiliki pengaruh yang cukup besar pada perkembangannya di masa depan. Tentunya Bunda tak ingin Si Kecil tumbuh besar menjadi orang yang selalu bergantung pada orang lain, bukan?

Melatihnya Kemandirian Sesuai Usia Adalah Cara Mendidik Anak yang Efektif

Tahukah Bunda kalau anak dengan usia yang berbeda juga memiliki pemahaman yang berbeda sehingga cara mendidiknya harus disesuaikan dengan usia mereka? Inilah mengapa mendidik Si Kecil agar mandiri sebaiknya disesuaikan dengan usianya.

Melatih anak agar mandiri bisa dimulai dari sejak Si Kecil berusia 1 tahun ke atas. Sesuaikan tanggung jawab dan tugas yang diberikan dengan kemampuan usianya ya, Bunda. Anak umur satu tahun tentu tak bisa diajarkan mandi sendiri tapi bisa diajarkan untuk memegang gelas sendiri. Sedangkan anak umur 5 tahun sudah bisa belajar mandi sendiri namun belum bisa belajar untuk berangkat ke sekolah sendiri.

Agar efektif,  selain tanggung jawab yang disesuaikan dengan umur, Bunda juga perlu memerhatikan beberapa hal ini saat mendidik Si Kecil menjadi anak yang mandiri.

  • Buat Jadwal Rutin untuk Kegiatannya Tiap Hari
    Membuat rutinitas adalah cara mendidik anak agar mandiri yang efektif. Bunda bisa menjelaskan kegiatan rutinnya tiap hari kepada Si Kecil, misalnya “Yuk, kita sarapan. Habis itu Kakak mandi terus ganti baju dan berangkat sekolah ya. Setelah pulang sekolah, Kakak boleh bermain 1 jam.”Pastikan jadwal ini memang tidak berubah tiap harinya sehingga anak mudah menghafal dan merasa memiliki control atas kegiatan dan lingkungannya. Ketika anak sudah hafal kegiatan rutinnya sehari-hari, lama kelamaan mereka dapat melakukan kegiatan tersebut sendiri tanpa bantuan orang lain.
  •  

  • Hindari Terlalu Mengekang Si Kecil
    Bunda ingin anak mandiri, namun masih sering memberikan larangan dan aturan yang mengekang Si Kecil? Aturan dan larangan yang terlalu banyak malah membatasi gerak Si Kecil dan membuatnya sulit jadi mandiri, lho.Apalagi anak bisa mandiri karena mereka percaya dengan kemampuan yang mereka miliki. Jika Bunda tak memberinya kesempatan untuk mencoba melakukan berbagai hal, maka kepercayaan diri Si Kecil pun tidak akan tumbuh baik.
     
    Untuk membangun kepercayaan diri anak, biarkan Si Kecil bebas bergerak dan bereksplorasi ya, Bunda. Biarkan ia mengambil keputusan sendiri dan mencoba melakukan banyak hal dengan kemampuannya sendiri, bahkan meski keputusan atau hasilnya terlihat aneh di mata Bunda. Karena justru di masa-masa inilah Si Kecil akan belajar banyak hal. Saat anak memiliki ruang gerak yang cukup bebas untuk melakukan sesuatu dan mengambil keputusan, ia pun jadi lebih percaya diri sehingga ke depannya Si Kecil mampu tumbuh menjadi anak yang mandiri.
  •  

  • Berikan Contoh Sebelum Memintanya Melakukan Sendiri
    Cara mendidik anak agar mandiri tentu tak bisa dengan langsung menyuruh Si Kecil melakukan sesuatu sendiri. Bunda sebagai orang tua harus memberikan contoh dan mengajarkannya terlebih dahulu sebelum meminta Si Kecil melakukannya sendiri.Sebagai contoh, agar Si Kecil bisa mandi sendiri, tunjukkan cara mandi yang tepat kepada anak. Bagian mana saja yang harus dibersihkan dan produk apa yang harus digunakan.
     
    Nah, agar Si Kecil semakin bersemangat mencoba mandi sendiri, Bunda bisa memberikan ia produk dan peralatan mandi yang ia senangi seperti rangkaian Cussons Kids Special Hot Wheels Edition. Rangkaian produk Cussons Kids Special Hot Wheels Edition terdiri dari sampo, sabun cair, pasta gigi, serta hair & body cologne dengan kandungan bahan-bahan alami serta wangi segar yang membuat Si Kecil ceria. Si Kecil tentu jadi lebih bersemangat untuk mandi sendiri jika ditemani produk favoritnya.
  •  

  • Hindari Selalu Membantu Saat Si Kecil Tak Bisa Melakukan Sesuatu
    Kadang Bunda mungkin merasa memberikan yang Si Kecil minta dan membantunya melakukan berbagai hal adalah sebuah tanda kasih sayang. Sayangnya, jika dilakukan terus-menerus hal ini justru cenderung mendorong Si Kecil untuk selalu bergantung pada orang tuanya.
     
    Bunda mungkin tergoda untuk langsung membantu Si Kecil saat ia kesulitan melakukan sesuatu sendiri, padahal ini cara mendidik anak yang kurang tepat.  Bunda bisa saja berpikir, anak yang dibantu akan menyelesaikan tugasnya dengan lebih cepat, padahal ini malah membuat anak tidak tertarik mencoba hal baru karena terbiasa dibantu. Ingatlah bahwa menyayangi dan memanjakan anak adalah dua hal yang berbeda.
     
    Percayalah bahwa di periode emas pertumbuhannya, anak akan bersemangat mempelajari hal baru dan melakukan berbagai hal sendiri. Sesekali langsung membantu Si Kecil memang boleh, tapi sebaiknya Bunda memberi tahu cara yang tepat dan biarkan Si Kecil melakukannya sendiri di bawah pengawasan Bunda.
  •  

  • Ajarkan Si Kecil untuk Terus Mencoba Hal Baru
    Agar Si Kecil mandiri, ajaklah ia untuk terus mencoba hal baru. Tak perlu memarahinya atau kecewa ketika hasil yang dibuat Si Kecil kurang tepat, karena tujuannya adalah membuat Si Kecil mencoba bukannya melakukan sesuatu dengan tepat. Misalnya, anak berumur 5 tahun tentu belum bisa mandi sendiri dengan bersih, tapi ia bisa mencoba mandi sendiri dan menjadikannya sebuah pengalaman hingga akhirnya ia bisa mandi sendiri dengan bersih nantinya.
     
    Dukung juga Si Kecil untuk selalu mau mencoba jika tidak berhasil melakukan sesuatu sendiri untuk pertama kali. Misalnya ketika belum sukses mengancing bajunya sendiri, terangkan pada anak bahwa ia dapat mencoba lagi hingga berhasil. Ini akan membantu Si Kecil tumbuh besar jadi pribadi yang mandiri karena tak takut gagal saat melakukan sesuatu.
mendidik anak sesuai usia
Sesuaikan cara mendidik Bunda dengan karakter dan usia Si Kecil

Apapun Cara Mendidik Anak yang Dipilih, Selalu Dampingi dan Bimbing Si Kecil

Setelah mencoba beberapa cara tadi, Si Kecil bisa jadi mampu melakukan hal-hal mudah sendiri, tapi bukan berarti Bunda dan Ayah tak membimbingnya. Anak-anak tetap membutuhkan orang dewasa sebagai pembimbing agar bisa tumbuh dewasa menjadi pribadi yang mandiri. Selain itu, bagaimana pun juga orang tua lah yang paling mengenali karakter anak sehingga orang tua lah yang paling bisa memilah dan memilih pola asuh yang tepat untuk Si Kecil.
 
Mungkin Si Kecil sejak usia dini sudah menunjukkan karakter mandiri dan senang mengeksplorasi tempat dan hal baru, tapi mungkin juga Si Kecil adalah anak yang sensitif dan mudah cemas sehingga ia takut mencoba hal-hal baru. Inilah pentingnya kehadiran dan bimbingan orang tua, agar Si Kecil tetap merasa aman dan nyaman ketika ia belajar menjadi anak yang mandiri.
 
Yuk, bimbing dan didik Si Kecil agar ia mampu tumbuh menjadi anak yang mandiri sejak usia dini.

 
 
 

Leave a Reply

0 Comments